Selasa, Januari 11, 2011

Oh,, Damn!

Oh, Damn! Lagi nglembur di kantor, ternyata di kampus ada tugas. My GOD.. Mungkin dikumpulin hari Kamis aja deh. Belum bikin tugas buat besok pula.. Kuliah model opoo iki?

Mulai merasa frustasi dengan kuliahku. Gak tau apa harus dilanjutkan ato harus berhenti sampe disini aja?

Yang pasti orientasi kuliah sudah berubah total. Dari awalnya "untuk nambah ilmu", sekarang jadi "yang penting lulus dan sarjana". Sempret!!

Yaah,, beginilah risiko pagi kerja malem kuliah.

Rabu, Januari 05, 2011

Share: "Menyembunyikan" File Dibalik File Gambar

Waktu baca2 majalah Chips, ternyata ada satu metode unik untuk menyembunyikan file dibalik file gambar. Nah, dimajalah itu dijelaskan bahwa dibutuhkan 2 buah file, file gambar/image dan sebuah file terkompress.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat file kompres'an, boleh dari folder terus dikompres, boleh file apapun, yang penting dikompres lah. Untuk extension-nya boleh *.zip, bisa *.rar, atau *.7z. Pake yang umum lah..

Anggap kita punya file zip atau rar dan gambar di direktori D:\belajar. cobacoba.zip untuk nama file terkompres nya, dan batman-for-facebook.jpg untuk nama file gambarnya.

buka command prompt (window+R, ketik cmd. atau start->Programs->Accessories->Command Prompt), ketikkan:

copy /b D:\belajar\batman-for-facebook.jpg+D:\belajar\cobacoba.zip D:\belajar\batman.jpg

jangan lupa di-enter untuk mengeksekusi perintah..

Nanti dibuat satu file gambar lagi bernama batman.jpg. Kalo di double klik, dia tetap diperlakukan seperti gambar biasa, di-preview. Waktu di-view thumbnail mode pun tetap muncul seperti gambar "yang tidak berdosa".

"Terus piye Tek mbukak file kompresan'e?" Tenang, tenang, wong meteng mergo wong lanang.. *mulaigakjelas

Jalankan program winrar atau 7-zip atau yang semacamnya, kemudian open archive (winrar) atau arahkan direktori (7-zip). Buka file batman.jpg, kemudian klik menu "extract". Ikuti petunjuk dari program dan whalla! This is it! *alaFarahQuinn*

Ternyata file batman.jpg bisa di-extract!

Hello Again!!!

Wiiih,, ternyata lama juga gak nulis disini.. Tulisan terakhir pada Januari 2009.. tck tck tck.. Melewatkan 2010 tanpa blogging. hehehe..

Oke lah,, mulai sekarang digiatkan lagi nulisnya..

Just Smile!!! :)

Senin, Januari 19, 2009

Ada Asa di Luar Sana

Ada setitik asa
yang menantimu
diluar sana

bukan tak mungkin
kau kan kembali bangkit
dari jatuhmu

berdirilah jika kau
mampu berdiri
berlarilah jika kau
masih mampu berlari

tapi yakinlah
aku tak ingin
melihatmu hanya berdiri
lalu berlari

aku ingin
melihatmu terbang
melayang dalam bahagia

walau tanpaku
kuyakin kau bisa

mungkin sekarang
dunia menertawakan kita
yakinlah nanti
kita akan menertawakan dunia

Di Ujung Jalan Itu

Di ujung jalan itu
terempas lembut
setitik janji
yang kita ucapkan dahulu

Dan di ujung jalan itu pula
kau hadirkan senyum
pun tawa dalam hati
bersama kita bercanda ria

Namun di ujung jalan itu juga
ku hadirkan sepi padamu
serentak bersama
derap inginku

Mungkin cintaku undang sepi
mungkin pula rinduku beri perih
atau mungkin sayangku sebilah pedih

Entah mengapa
kita masih saling bertahan
untuk satu alasan,
untuk satu tujuan

cinta ini inginku tak berkata
sayang ini inginku tak berbayang

Mungkin nanti di ujung jalan itu
kita saling mengucapkan
selamat tinggal

Kamis, Desember 04, 2008

Akhir Perjalanan Tahun 2008; Bagian Pertama.

Awal Desember, 2008.

Rencananya mau nulis semacam review, ditulis bersambung. Sebagai bahan renungan dan pelajaran buat masa depan. Ini adalah bagian pertama dari beberapa bagian review, moga-moga gak terlalu panjang.

Tahun yang paling sibuk, melelahkan sekaligus membanggakan, bertabur peluh dan cucuran air mata, penuh dengan cinta dan segala perniknya, penuh dengan pengalaman-pengalaman berharga, pengalaman-pengalaman baru, apapun itu, yang pasti tahun ini akan segera berakhir. Yang aku tahu, tahun ini sangat berkesan bagiku.

Ku mulai dari awal tahun. Tepat pada tahun baru 2008, 1 Januari 2008, selepas Maghrib menjelang Isya', adikku, (alm.)Aulia Mega Hutama, meninggal dunia karena kecelakaan diusianya yang masih 14 tahun. Waktu kejadian sekitar pukul 2.30 sampai 3.00 dini hari. Waktu itu Mega sedang dalam perjalanan pulang dari perayaan tahun baru. Lokasi kejadiannya setelah Bundaran Aloha dari arah Surabaya menuju ke Sidoarjo.

Musibah (kebanyakan orang mengatakan ini sebagai musibah) ini membuat keluarga kami shock, terutama Ayah dan Ibu. Ayah yang membutuhkan waktu paling lama untuk mengikhlaskan (alm.)dek Mega. Karena memang Ayah sangat sayang dan menaruh banyak harapan pada (alm.)dek Mega. Sedangkan aku, anak satu-satunya yang "tersisa" (kami 3 bersaudara, aku anak tertua, adik perempuanku, Bintang, berada di Jogja diasuh oleh Paman, (alm.)dek Mega adik terahir), malah harus jauh dari kedua Orang Tua karena kuliah dan bekerja di Surabaya.

Justru karena meninggalnya dek Mega, dek Bintang diberi tahu bahwa sebenarnya dia juga anak kandung Ayah-Ibuku, yang dengan kata lain dia juga adalah saudara kandung (alm.)dek Mega. Ada begitu banyak penyesalan yang terpancar dari Ayah-Ibuku dan Tanteku yang waktu itu mengantar dek Bintang dari Jogja. Ada lebih banyak lagi kekecewaan yang tergambar dari wajah dek Bintang. Dan aku hanya bisa menyaksikan dalam kehampaan...

Sejak saat itu semuanya sangat berbeda. Jauh, jauh sangat berbeda. Pulang ke Sidoarjo adalah keharusan setiap satu minggu sekali. Waktu itu aku masih menganggapnya sebagai sebuah beban, karena walaupun di hari Minggu aku masih ada beberapa keperluan di Surabaya.

Tak lama setelah meninggalnya dek Mega, dek Bintang mengirimkan e-mail berisikan sepenggal ungkapan kekecewaannya dan perasaannya terhadap dek Mega serta lampiran foto-foto dek Mega waktu main keyboard (dek Mega pemain keyboard tunggal. Selain itu dia juga aktif dibeberapa band). Dek Bintang mengatakan bahwa sebelumnya dia merasa kalau dek Mega adalah adik kandungnya dan ingin menyayanginya seperti adiknya sendiri.

Itulah kejadian pertama di awal tahun (benar-benar awal tahun!) yang mengubah diriku yang dulu jadi diriku yang sekarang. Setidaknya ada sisi positif dari kejadian itu: Nova, pacarku yang waktu itu baru jadian sekitar seminggu lebih beberapa hari, berani ngomong "Aku sayang kamu" untukku. Dan waktu itu dia mengaku bahwa itu adalah yang pertama baginya mengatakan "Aku sayang kamu" untuk seorang cowok.

Perjalanan tahun 2008 masih panjang. Review dan renungan 2008 akan berlanjut ke bagian kedua dari entah berapa bagian yang tertuang di blog ini..

CU.