Ada setitik asa
yang menantimu
diluar sana
bukan tak mungkin
kau kan kembali bangkit
dari jatuhmu
berdirilah jika kau
mampu berdiri
berlarilah jika kau
masih mampu berlari
tapi yakinlah
aku tak ingin
melihatmu hanya berdiri
lalu berlari
aku ingin
melihatmu terbang
melayang dalam bahagia
walau tanpaku
kuyakin kau bisa
mungkin sekarang
dunia menertawakan kita
yakinlah nanti
kita akan menertawakan dunia
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Senin, Januari 19, 2009
Di Ujung Jalan Itu
Di ujung jalan itu
terempas lembut
setitik janji
yang kita ucapkan dahulu
Dan di ujung jalan itu pula
kau hadirkan senyum
pun tawa dalam hati
bersama kita bercanda ria
Namun di ujung jalan itu juga
ku hadirkan sepi padamu
serentak bersama
derap inginku
Mungkin cintaku undang sepi
mungkin pula rinduku beri perih
atau mungkin sayangku sebilah pedih
Entah mengapa
kita masih saling bertahan
untuk satu alasan,
untuk satu tujuan
cinta ini inginku tak berkata
sayang ini inginku tak berbayang
Mungkin nanti di ujung jalan itu
kita saling mengucapkan
selamat tinggal
terempas lembut
setitik janji
yang kita ucapkan dahulu
Dan di ujung jalan itu pula
kau hadirkan senyum
pun tawa dalam hati
bersama kita bercanda ria
Namun di ujung jalan itu juga
ku hadirkan sepi padamu
serentak bersama
derap inginku
Mungkin cintaku undang sepi
mungkin pula rinduku beri perih
atau mungkin sayangku sebilah pedih
Entah mengapa
kita masih saling bertahan
untuk satu alasan,
untuk satu tujuan
cinta ini inginku tak berkata
sayang ini inginku tak berbayang
Mungkin nanti di ujung jalan itu
kita saling mengucapkan
selamat tinggal
Rabu, Agustus 20, 2008
......... (Hanya Bisa Terdiam)
Aku berjalan, aku berlari
Aku terjatuh, aku merangkak
Aku terduduk, aku terdiam
Aku tidak meratapi, aku tidak menghindari
Aku tidak menyesali
Ku kan selalu berusaha berdiri
Setelah jatuhku
Ku kan selalu berusaha berlari
Setelah berdiriku
"Dan aku semakin tidak peduli"1
Karena aku tidak mau peduli
Pada masa lalu yang ku kubur dalam hati
Kadang datang menghampiri
Sekali dua kali
Aku hanya ingin berlari
---
1 : Dikutip dari puisi Chairil Anwar, Semangat.
Aku terjatuh, aku merangkak
Aku terduduk, aku terdiam
Aku tidak meratapi, aku tidak menghindari
Aku tidak menyesali
Ku kan selalu berusaha berdiri
Setelah jatuhku
Ku kan selalu berusaha berlari
Setelah berdiriku
"Dan aku semakin tidak peduli"1
Karena aku tidak mau peduli
Pada masa lalu yang ku kubur dalam hati
Kadang datang menghampiri
Sekali dua kali
Aku hanya ingin berlari
---
1 : Dikutip dari puisi Chairil Anwar, Semangat.
Langganan:
Postingan (Atom)