Rabu, Januari 05, 2011

Hello Again!!!

Wiiih,, ternyata lama juga gak nulis disini.. Tulisan terakhir pada Januari 2009.. tck tck tck.. Melewatkan 2010 tanpa blogging. hehehe..

Oke lah,, mulai sekarang digiatkan lagi nulisnya..

Just Smile!!! :)

Senin, Januari 19, 2009

Ada Asa di Luar Sana

Ada setitik asa
yang menantimu
diluar sana

bukan tak mungkin
kau kan kembali bangkit
dari jatuhmu

berdirilah jika kau
mampu berdiri
berlarilah jika kau
masih mampu berlari

tapi yakinlah
aku tak ingin
melihatmu hanya berdiri
lalu berlari

aku ingin
melihatmu terbang
melayang dalam bahagia

walau tanpaku
kuyakin kau bisa

mungkin sekarang
dunia menertawakan kita
yakinlah nanti
kita akan menertawakan dunia

Di Ujung Jalan Itu

Di ujung jalan itu
terempas lembut
setitik janji
yang kita ucapkan dahulu

Dan di ujung jalan itu pula
kau hadirkan senyum
pun tawa dalam hati
bersama kita bercanda ria

Namun di ujung jalan itu juga
ku hadirkan sepi padamu
serentak bersama
derap inginku

Mungkin cintaku undang sepi
mungkin pula rinduku beri perih
atau mungkin sayangku sebilah pedih

Entah mengapa
kita masih saling bertahan
untuk satu alasan,
untuk satu tujuan

cinta ini inginku tak berkata
sayang ini inginku tak berbayang

Mungkin nanti di ujung jalan itu
kita saling mengucapkan
selamat tinggal

Kamis, Desember 04, 2008

Akhir Perjalanan Tahun 2008; Bagian Pertama.

Awal Desember, 2008.

Rencananya mau nulis semacam review, ditulis bersambung. Sebagai bahan renungan dan pelajaran buat masa depan. Ini adalah bagian pertama dari beberapa bagian review, moga-moga gak terlalu panjang.

Tahun yang paling sibuk, melelahkan sekaligus membanggakan, bertabur peluh dan cucuran air mata, penuh dengan cinta dan segala perniknya, penuh dengan pengalaman-pengalaman berharga, pengalaman-pengalaman baru, apapun itu, yang pasti tahun ini akan segera berakhir. Yang aku tahu, tahun ini sangat berkesan bagiku.

Ku mulai dari awal tahun. Tepat pada tahun baru 2008, 1 Januari 2008, selepas Maghrib menjelang Isya', adikku, (alm.)Aulia Mega Hutama, meninggal dunia karena kecelakaan diusianya yang masih 14 tahun. Waktu kejadian sekitar pukul 2.30 sampai 3.00 dini hari. Waktu itu Mega sedang dalam perjalanan pulang dari perayaan tahun baru. Lokasi kejadiannya setelah Bundaran Aloha dari arah Surabaya menuju ke Sidoarjo.

Musibah (kebanyakan orang mengatakan ini sebagai musibah) ini membuat keluarga kami shock, terutama Ayah dan Ibu. Ayah yang membutuhkan waktu paling lama untuk mengikhlaskan (alm.)dek Mega. Karena memang Ayah sangat sayang dan menaruh banyak harapan pada (alm.)dek Mega. Sedangkan aku, anak satu-satunya yang "tersisa" (kami 3 bersaudara, aku anak tertua, adik perempuanku, Bintang, berada di Jogja diasuh oleh Paman, (alm.)dek Mega adik terahir), malah harus jauh dari kedua Orang Tua karena kuliah dan bekerja di Surabaya.

Justru karena meninggalnya dek Mega, dek Bintang diberi tahu bahwa sebenarnya dia juga anak kandung Ayah-Ibuku, yang dengan kata lain dia juga adalah saudara kandung (alm.)dek Mega. Ada begitu banyak penyesalan yang terpancar dari Ayah-Ibuku dan Tanteku yang waktu itu mengantar dek Bintang dari Jogja. Ada lebih banyak lagi kekecewaan yang tergambar dari wajah dek Bintang. Dan aku hanya bisa menyaksikan dalam kehampaan...

Sejak saat itu semuanya sangat berbeda. Jauh, jauh sangat berbeda. Pulang ke Sidoarjo adalah keharusan setiap satu minggu sekali. Waktu itu aku masih menganggapnya sebagai sebuah beban, karena walaupun di hari Minggu aku masih ada beberapa keperluan di Surabaya.

Tak lama setelah meninggalnya dek Mega, dek Bintang mengirimkan e-mail berisikan sepenggal ungkapan kekecewaannya dan perasaannya terhadap dek Mega serta lampiran foto-foto dek Mega waktu main keyboard (dek Mega pemain keyboard tunggal. Selain itu dia juga aktif dibeberapa band). Dek Bintang mengatakan bahwa sebelumnya dia merasa kalau dek Mega adalah adik kandungnya dan ingin menyayanginya seperti adiknya sendiri.

Itulah kejadian pertama di awal tahun (benar-benar awal tahun!) yang mengubah diriku yang dulu jadi diriku yang sekarang. Setidaknya ada sisi positif dari kejadian itu: Nova, pacarku yang waktu itu baru jadian sekitar seminggu lebih beberapa hari, berani ngomong "Aku sayang kamu" untukku. Dan waktu itu dia mengaku bahwa itu adalah yang pertama baginya mengatakan "Aku sayang kamu" untuk seorang cowok.

Perjalanan tahun 2008 masih panjang. Review dan renungan 2008 akan berlanjut ke bagian kedua dari entah berapa bagian yang tertuang di blog ini..

CU.

Rabu, Agustus 20, 2008

......... (Hanya Bisa Terdiam)

Aku berjalan, aku berlari
Aku terjatuh, aku merangkak
Aku terduduk, aku terdiam

Aku tidak meratapi, aku tidak menghindari
Aku tidak menyesali

Ku kan selalu berusaha berdiri
Setelah jatuhku
Ku kan selalu berusaha berlari
Setelah berdiriku

"Dan aku semakin tidak peduli"1

Karena aku tidak mau peduli
Pada masa lalu yang ku kubur dalam hati
Kadang datang menghampiri
Sekali dua kali

Aku hanya ingin berlari

---
1 : Dikutip dari puisi Chairil Anwar, Semangat.

Rabu, Agustus 06, 2008

Empty

Aku hanyalah buih kecil dalam hamparan laut luas
Aku hanyalah bunga rumput yang menantang angin lalu terhempas lepas
Aku hanyalah bukan sesuatu apapun

Aku tiada
Aku hampa
Aku kosong

Aku hanya ingin berlari
Walau tersungkur ku kan berdiri kembali
Lalu ku berlari
Dan ku tak peduli
Halang rintang ku hadapi
Dan ku makin tak peduli